sungguh ini semua telah terprediksi, sebelumnya. kecemasan demi kecemasan yang pernah terlintas difikiran ku. akhirnya kejadian juga. apa ini yang disebut takdir terkadang senang tapi dalam waktu sekejap semua kebahagiaan berubah menjadi bencana. tak percaya rasanya . tapi apa mau dikata ….manusia hanya bisa menjalankan kewajibannya sebagai pemain, yang harus mengikuti skenario yang dibuat sang sutradara. pun juga kita tidak pernah tau bagaimana setiap akhir dari babak yang kita mainkan.
lantas apa mau marah..menghujat…tidak tidak sama sekali. aku pun yakin semua masih bisa diraih. dan hanya dengan satu cara KEMBALI PADA-Nya